EBS Reportase 5 Agustus 2026

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pengukuran pH Tanah untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Cimpu

Slide-1-kkn-PH-tanah-1-1024x768 Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pengukuran pH Tanah untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Cimpu


sumber: dokumentasipribadi

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Pengukuran pH Tanah di Desa Cimpu, Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Rabu (29/7). Program yang digagas oleh mahasiswa Program Studi Agroteknologi Universitas Hasanuddin, Andini Ayunda Putri, ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya mengetahui tingkat keasaman (pH) tanah sebagai dasar dalam menentukan pengelolaan lahan pertanian yang tepat, efisien, dan berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian pH tanah, pengaruhnya terhadap ketersediaan unsur hara, serta kaitannya dengan pertumbuhan tanaman dan efektivitas pemupukan. Setelah itu, mahasiswa KKN bersama masyarakat melakukan pengukuran pH tanah secara langsung menggunakan soil pH meter di beberapa titik lahan pertanian milik warga. Hasil pengukuran kemudian dijelaskan kepada pemilik lahan disertai rekomendasi pengelolaan sesuai kondisi tanah, seperti pengapuran pada tanah yang bersifat masam maupun penambahan bahan organik untuk menjaga kesuburan tanah.

Penanggung jawab program, Andini Ayunda Putri, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mengetahui kondisi pH tanah sebelum melakukan budidaya maupun pemupukan. “Melalui program ini, kami ingin membantu masyarakat memahami kondisi pH tanah pada lahan yang dimiliki sehingga pengelolaan lahan dan penggunaan pupuk dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanah. Harapannya, produktivitas pertanian dapat meningkat dan kesuburan tanah tetap terjaga secara berkelanjutan,” ujarnya.

Salah seorang warga Desa Cimpu, Pak Toyib, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi para petani. “Program ini sangat bermanfaat karena kami dapat mengetahui nilai pH tanah pada lahan yang kami miliki. Informasi tersebut menjadi bekal bagi kami untuk menentukan pengelolaan lahan yang lebih tepat sehingga diharapkan hasil pertanian dapat meningkat,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Cimpu semakin memahami pentingnya mengetahui kondisi pH tanah sebelum melakukan budidaya dan pemupukan. Edukasi tersebut diharapkan membantu petani menerapkan pengelolaan lahan yang lebih efektif, menjaga kesuburan tanah secara berkelanjutan, meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk, serta mendorong produktivitas pertanian di Desa Cimpu.

M. Rusyaid Ridho Rusli

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10