EBS Reportase 31 Juli 2026

Mahasiswa KKN Unhas Gelar Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint di SDN 38 Janna-Jannaya

Makassar, EBS FM Unhas โ€” Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pertanian dan Teknologi Tepat Guna Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu berupa โ€œPelatihan Pembuatan Totebag Ecoprintโ€ di SDN 38 Janna-Jannaya, Desa Bonto Majannang, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, pada Kamis (23/7). Program ini bertujuan mengenalkan teknik ecoprint kepada siswa sekolah dasar sebagai bentuk edukasi mengenai pemanfaatan bahan-bahan alami di lingkungan sekitar menjadi produk kerajinan yang kreatif, ramah lingkungan, dan bernilai guna.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh potensi pemanfaatan daun dan bunga yang melimpah di lingkungan sekolah maupun desa, namun belum banyak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kreatif. Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN mengajak siswa mengenal teknik ecoprint sebagai salah satu inovasi sederhana yang memadukan unsur seni, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Pelatihan diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian ecoprint, manfaatnya, serta berbagai jenis daun dan bunga yang dapat digunakan sebagai pewarna alami pada kain. Mahasiswa menjelaskan bahwa ecoprint merupakan teknik mencetak motif menggunakan pigmen alami tumbuhan sehingga menghasilkan pola yang unik tanpa menggunakan bahan kimia sintetis serta lebih ramah terhadap lingkungan.

Setelah sesi materi, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti praktik pembuatan totebag ecoprint. Siswa menyusun daun dan bunga di atas permukaan kain sesuai kreativitas masing-masing, kemudian menutupnya dengan lapisan pelindung sebelum melakukan proses pemukulan menggunakan palu kayu agar pigmen alami berpindah ke kain dan membentuk motif. Selama praktik berlangsung, mahasiswa KKN mendampingi setiap kelompok untuk memastikan seluruh tahapan dilakukan dengan benar.

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Peserta aktif bertanya, mencoba berbagai kombinasi bentuk daun dan bunga, serta menunjukkan kreativitas dalam menghasilkan motif totebag yang beragam. Selain memberikan pengalaman baru dalam bidang seni dan kerajinan, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan.

Penanggung jawab program, Nathasya Catherine Alexandra Lamba, menjelaskan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas sekaligus meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan di sekitar mereka. “Melalui pelatihan ini, kami berharap siswa tidak hanya memperoleh keterampilan baru dalam membuat ecoprint, tetapi juga memahami bahwa daun dan bunga di sekitar dapat diolah menjadi produk yang bernilai guna. Harapannya, mereka semakin kreatif sekaligus memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sejak usia dini,” ujarnya.

Melalui program Pelatihan Pembuatan Totebag Ecoprint, mahasiswa KKN Tematik Pertanian dan Teknologi Tepat Guna Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap siswa SDN 38 Janna-Jannaya dapat mengembangkan kreativitas melalui pemanfaatan bahan alami, mengenal alternatif kerajinan ramah lingkungan, serta termotivasi untuk terus berinovasi dengan memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar. Program ini juga menjadi salah satu bentuk penerapan teknologi tepat guna yang sederhana, edukatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10