EBS Reportase 12 Agustus 2026

Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Hadirkan Alat Penabur Pupuk Sederhana, Dukung Efisiensi Pertanian di Bonto Majannang

Makassar, EBS FM Unhas β€” Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 melaksanakan program kerja bertemakan Pertanian dan Teknologi Tepat Guna melalui pembuatan alat penabur pupuk sederhana di Desa Bonto Majannang, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, pada Kamis (30/7). Program ini menjadi upaya mahasiswa dalam menghadirkan inovasi sederhana yang dapat membantu masyarakat, khususnya petani, meningkatkan efisiensi dalam kegiatan pemupukan.

Program kerja tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil observasi mahasiswa terhadap aktivitas pertanian masyarakat Desa Bonto Majannang. Dalam proses pemupukan, metode penaburan pupuk secara manual masih membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar. Selain itu, penggunaan tangan dalam menaburkan pupuk berpotensi menyebabkan penyebaran pupuk yang kurang merata. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk menghadirkan alternatif melalui pemanfaatan teknologi tepat guna yang sederhana dan mudah diterapkan.

Alat penabur pupuk dirancang menggunakan konsep yang praktis dan ekonomis dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah diperoleh. Alat tersebut diharapkan dapat membantu petani menaburkan pupuk secara lebih mudah dan merata sekaligus mengurangi tenaga yang diperlukan dalam proses pemupukan.

Pelaksanaan program dimulai dari observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat, perancangan alat, pengumpulan bahan, hingga proses pembuatan dan uji coba. Setelah alat selesai dibuat, mahasiswa KKN melakukan demonstrasi penggunaan kepada masyarakat agar cara pengoperasian alat dapat dipahami dan dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan pertanian.

β€œMelalui program ini, kami berusaha menghadirkan inovasi yang sederhana tetapi dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat. Harapannya, alat penabur pupuk ini dapat membantu menghemat waktu dan tenaga petani serta dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pertanian di Desa Bonto Majannang,” ujar salah satu mahasiswa KKN Unhas.

Masyarakat Desa Bonto Majannang menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Kehadiran alat penabur pupuk dinilai dapat menjadi alternatif dalam proses pemupukan sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan teknologi sederhana dalam mendukung kegiatan pertanian.

Melalui program kerja Pertanian dan Teknologi Tepat Guna, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116 diharapkan dapat terus menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pembuatan alat penabur pupuk ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan sektor pertanian melalui teknologi yang sederhana, ekonomis, dan mudah diterapkan.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10