EBS Reportase 29 Juli 2026

Mahasiswa KKN Unhas Gencarkan Edukasi Anti Politik Uang Jelang Pilkades di Desa Bonto Marannu

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program sosialisasi edukatif mengenai pencegahan politik uang di Desa Bonto Marannu, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, pada (26–27/7). Program yang digagas oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, Ivan Try Sugiharto, ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga integritas demokrasi serta mendorong pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang jujur, adil, dan bebas dari praktik politik uang.

Sebagai bagian dari program KKN Tematik yang berfokus pada penguatan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi, edukasi dilakukan secara langsung melalui pendekatan door to door. Para mahasiswa menyampaikan materi singkat kepada warga sekaligus membagikan poster edukasi yang berisi informasi mengenai bahaya politik uang dan pentingnya menggunakan hak pilih secara bebas serta bertanggung jawab. Melalui pendekatan yang sederhana dan komunikatif, masyarakat diajak memahami bahwa pilihan dalam Pilkades sebaiknya didasarkan pada rekam jejak, kapasitas, dan visi calon, bukan karena imbalan materi.

Ivan Try Sugiharto, mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Universitas Hasanuddin sekaligus pelaksana program, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi sejak tingkat desa. “Melalui sosialisasi ini kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menentukan pilihan. Pilkades yang bersih akan menghasilkan pemimpin yang bekerja untuk kepentingan masyarakat, bukan karena balas jasa atas praktik politik uang. Harapannya, kesadaran ini dapat terus tumbuh dan menjadi budaya dalam setiap pelaksanaan Pilkades,” ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat menunjukkan antusiasme dengan aktif berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan praktik politik uang dan dampaknya terhadap proses demokrasi. Interaksi tersebut menjadi ruang edukasi yang memperkuat pemahaman bahwa keberhasilan penyelenggaraan Pilkades tidak hanya bergantung pada penyelenggara pemilu, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga proses pemilihan tetap jujur, adil, dan berintegritas.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap edukasi mengenai pencegahan politik uang dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi Pilkades. Dengan meningkatnya pemahaman warga mengenai pentingnya integritas demokrasi, proses pemilihan diharapkan mampu menghasilkan pemimpin desa yang dipilih berdasarkan kapasitas, rekam jejak, dan kepercayaan masyarakat, sehingga dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik.

M. Rusyaid Ridho Rusli

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10