Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Dasbor SADEWA untuk Dukung Pengambilan Keputusan Berbasis Data di Desa Carawali

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja berupa “Pembuatan Dashboard Pengelolaan Data Kependudukan Dinamis untuk Mendukung Keputusan Perangkat Desa” di Desa Carawali, Kecamatan Watang Pulu. Program yang diinisiasi oleh Ridha Wira Syawal Saputra, mahasiswa Program Studi Aktuaria Unhas, ini menghadirkan aplikasi dan dasbor kependudukan SADEWA (Sistem Administrasi Demografi Warga) sebagai inovasi digital untuk mendukung tata kelola pemerintahan desa berbasis data.
Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pemerintah desa terhadap data kependudukan yang dapat diperbarui dan dianalisis secara dinamis. Data demografi yang terus mengalami perubahan perlu dikelola secara sistematis agar dapat menjadi dasar dalam merancang program pembangunan yang sesuai dengan kondisi masyarakat, khususnya pada sektor kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.
Melalui aplikasi SADEWA, data mutasi kependudukan warga dapat diintegrasikan ke dalam dasbor analitik interaktif. Sistem tersebut menyajikan sejumlah indikator demografi, di antaranya Piramida Penduduk, Angka Kelahiran Kasar (CBR), Angka Kematian Bayi (AKB), tingkat migrasi masuk dan keluar, serta Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP). Penyajian data dalam bentuk visualisasi diharapkan dapat membantu perangkat desa memahami kondisi kependudukan secara lebih cepat dan komprehensif.
Setiap indikator yang tersedia dalam dasbor memiliki fungsi dalam mendukung perencanaan pembangunan. Piramida penduduk, misalnya, dapat memberikan gambaran mengenai struktur usia masyarakat sehingga pemerintah desa dapat menyesuaikan program berdasarkan kelompok penduduk yang dominan. Sementara itu, data kelahiran, kematian, serta migrasi dapat digunakan sebagai bahan evaluasi terhadap kondisi kesehatan masyarakat, dinamika kependudukan, dan perkembangan ekonomi desa.
Program ini juga mendorong perangkat Desa Carawali untuk tidak hanya menggunakan data sebagai arsip administrasi, tetapi menjadikannya sebagai dasar dalam proses pengambilan keputusan. Dengan informasi demografi yang tersaji secara dinamis, perencanaan program diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat berdasarkan kondisi aktual di lapangan.
Sebagai upaya memastikan keberlanjutan pemanfaatan sistem, mahasiswa KKN turut menyerahkan Buku Panduan Operasional SADEWA kepada pihak desa. Panduan tersebut berisi petunjuk mengenai pengoperasian aplikasi, pembaruan data, serta pemanfaatan dasbor dalam membaca dan menganalisis indikator kependudukan. Dengan demikian, perangkat desa diharapkan dapat melanjutkan pengelolaan sistem secara mandiri setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.
Melalui hadirnya SADEWA, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Unhas berharap Desa Carawali dapat memperkuat penerapan data-driven governance dalam administrasi dan pembangunan desa. Inovasi ini diharapkan mampu mendukung penyelenggaraan pelayanan publik dan perencanaan pembangunan yang lebih efektif, terarah, serta tepat sasaran berdasarkan data kependudukan yang aktual.
Melani Pratiwi Palajukan
107.7 FM