Mahasiswa KKN Unhas Perkuat Nilai Tambah Komoditas Lokal melalui Edukasi Porang dan Website UMKM

Makassar, EBS FM Unhas โ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu berupa edukasi pengolahan pascapanen porang dan pembuatan website informasi UMKM gula aren di Aula Kantor Desa Bonto Sinala, Kabupaten Sinjai, Senin (3/8). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus mendorong transformasi digital pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa tersebut.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi sumber daya alam Desa Bonto Sinala, khususnya komoditas porang yang banyak dibudidayakan masyarakat serta usaha gula aren yang memiliki prospek untuk dipasarkan lebih luas. Melalui dua materi utama yang saling melengkapi, mahasiswa KKN berupaya memberikan solusi terhadap tantangan pengolahan hasil pertanian dan pemasaran produk lokal di era digital.
Sesi pertama menghadirkan edukasi mengenai pengolahan pascapanen porang menjadi chips yang disampaikan oleh Anisa. Materi tersebut menjelaskan pentingnya mengolah umbi porang menjadi chips kering sebelum dipasarkan agar memiliki masa simpan lebih lama, lebih mudah didistribusikan, serta memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan penjualan dalam bentuk umbi segar.
โSebagian besar hasil panen masih dijual dalam bentuk umbi segar, padahal pengolahan menjadi chips dapat membuat hasil panen lebih awet, ringan, dan bernilai tambah tinggi bagi petani,โ ujar Anisa.
Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Ningrum mengenai pembuatan website informasi UMKM gula aren sebagai media promosi digital. Program ini bertujuan menyediakan wadah publikasi yang dapat memperkenalkan produk gula aren Desa Bonto Sinala kepada masyarakat yang lebih luas, sekaligus mendukung pemasaran dan pendataan produk unggulan desa melalui platform digital.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat, petani, dan pelaku UMKM mengikuti setiap sesi dengan antusias. Diskusi interaktif yang terjalin menunjukkan tingginya minat peserta terhadap pengolahan hasil pertanian dan pemanfaatan teknologi digital sebagai strategi meningkatkan daya saing produk lokal.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan komoditas unggulan Desa Bonto Sinala. Edukasi pengolahan porang dan pengembangan website UMKM diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan nilai tambah produk, memperluas akses pemasaran, serta memperkuat perekonomian desa secara berkelanjutan.
Melani Pratiwi Palajukan
107.7 FM