EBS Reportase 7 Agustus 2026

Mahasiswa KKNT UMKM Unhas Kolaborasi dengan Grab, Bantu UMKM Maritengngae Masuk Ekosistem Digital

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) UMKM Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Kelurahan Majjelling melaksanakan program kerja Pendampingan Pendaftaran UMKM sebagai Merchant Grab di seluruh kelurahan di Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Sabtu–Selasa (18—21/7). Program yang berkolaborasi dengan Grab Wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang ini bertujuan mendorong digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pemanfaatan platform digital sebagai media pemasaran sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal.

Program tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil observasi lapangan yang menunjukkan bahwa Kecamatan Maritengngae memiliki potensi UMKM yang besar, tetapi sebagian besar pelaku usaha masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKNT untuk menghadirkan pendampingan pendaftaran sebagai Merchant Grab agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing usahanya.

Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap, dimulai dari observasi lapangan untuk mengidentifikasi potensi dan kebutuhan pelaku UMKM, pendataan calon Merchant Grab, koordinasi dengan Grab Wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang, hingga pendampingan proses pendaftaran. Setelah seluruh tahapan selesai, mahasiswa juga melakukan pengolahan dan penyusunan data hasil observasi sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan pengolahan data dilaksanakan pada 22 Juli 2026.

Program ini mencakup seluruh kelurahan di Kecamatan Maritengngae, yaitu Kelurahan Rijang Pittu, Majjelling, Majjelling Wattang, Pangkajene, Wala, Lautang Benteng, Lakessi, Tanete, Allakuang, Kanie, Sereang, dan Takkalasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, mahasiswa berhasil melakukan observasi, pendataan, dan pendampingan terhadap pelaku UMKM yang berpotensi bergabung dalam ekosistem Grab. Dari keseluruhan proses tersebut, sebanyak 12 UMKM berhasil didaftarkan sebagai Merchant Grab.

Pihak Grab Wilayah Kabupaten Sidenreng Rappang mengapresiasi pelaksanaan program ini karena dinilai memberikan kontribusi nyata dalam mendukung digitalisasi UMKM. Menurut pihak Grab, kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi yang baik antara perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat, sekaligus meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai manfaat pemanfaatan platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Selain itu, pihak Grab juga menilai bahwa hasil observasi dan pendataan yang dilakukan mahasiswa telah disusun secara sistematis sehingga memudahkan proses verifikasi dan tindak lanjut. Pendekatan langsung kepada pelaku UMKM dinilai menjadi nilai tambah karena tidak hanya menghasilkan data yang akurat, tetapi juga membangun kepercayaan pelaku usaha dalam memanfaatkan layanan digital sebagai sarana pengembangan bisnis.

Keberhasilan mendaftarkan 12 UMKM sebagai Merchant Grab menjadi langkah besar dalam memperkuat transformasi digital sektor usaha mikro di Kecamatan Maritengngae. Mahasiswa KKNT UMKM Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap program ini dapat mendorong semakin banyak pelaku UMKM memanfaatkan platform digital untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing usaha, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10