Tim PKM-RSH Unhas: Mengungkap Identitas, Menemukan Potensi di Balik Tawuran Remaja

Makassar, EBS FM Unhas โ Tawuran remaja sering kali hanya dilihat dari peristiwa yang tampak di permukaan. Padahal, di balik bentrokan yang berlangsung singkat, terdapat proses yang lebih panjang mengenai bagaimana remaja membangun identitas, mencari penerimaan, menemukan rasa memiliki, dan menentukan arah dirinya di tengah lingkungan sosial.
Berangkat dari hal tersebut, Tim RIASEC for Future Universitas Hasanuddin mencoba melihat fenomena tawuran remaja dari sudut pandang yang berbeda. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) 2026, tim mengangkat penelitian berjudul โMengungkap Konstruksi Remaja Pelaku Tawuran di Kota Makassar melalui Social Identity Theory dan Merumuskan Model RIASEC sebagai Solusi Pencegahan Tawuran.โ
Penelitian ini memanfaatkan Social Identity Theory untuk memahami bagaimana identitas sosial remaja terbentuk serta bagaimana keanggotaan dan pengaruh kelompok dapat berkaitan dengan keterlibatan mereka dalam tawuran. Untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengalaman tersebut, tim melakukan wawancara mendalam secara semi-terstruktur dengan remaja pelaku tawuran dan orang-orang terdekat mereka sebagai
RIASEC membantu memetakan minat dan potensi remaja berdasarkan karakteristik dirinya, sehingga dapat menjadi dasar untuk mengarahkan mereka pada kegiatan, lingkungan, dan pilihan pengembangan diri yang lebih positif.
Melalui integrasi Social Identity Theory dan RIASEC, penelitian ini berupaya menghubungkan pemahaman mengenai pembentukan identitas sosial dengan upaya pencegahan tawuran. Untuk memperkaya hasil penelitian, tim juga melibatkan berbagai perspektif melalui Focus Group Discussion (FGD) yang mencakup bidang hukum, pendidikan, kriminologi, dan psikologi sosial. Berbagai perspektif tersebut digunakan untuk memahami pencarian jati diri, kebutuhan akan pengakuan dan penerimaan, pengaruh lingkungan sosial, hingga pentingnya pengembangan minat dan bakat dalam mencegah keterlibatan remaja dalam tawuran.
Bagi RIASEC for Future, mencegah tawuran bukan sekadar menjauhkan remaja dari perilaku negatif. Pencegahan juga berarti menciptakan ruang agar remaja dapat mengenali dirinya, mengembangkan potensinya, dan membangun identitas yang positif dalam lingkungan yang mendukung.
Sebab, setiap remaja memiliki potensi yang mungkin belum ditemukan. Karena itu, langkah pencegahan tidak hanya tentang membawa mereka menjauh dari kelompok yang salah, tetapi juga membantu mereka menemukan kelompok, aktivitas, dan ruang yang tepat untuk tumbuh.
RIASEC for Future
Menuju Mimpi Sejati, Karena Mimpi Adalah Kunci!
Melani Pratiwi Palajukan
107.7 FM