EBS Reportase 31 Juli 2026

Tudang Sipulung, Program Mahasiswa KKN-T Unhas Perkuat Kapasitas Petani di Desa Lamatti Riaja 

Makassar, EBS FM Unhas — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkenalkan program kerja unggulan bertajuk “Tudang Sipulung: Pemberdayaan Sanggar Tani sebagai Wadah Diskusi dan Penguatan Kapasitas Petani” dalam Seminar Program Kerja yang digelar di Kantor Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai. Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa sekaligus forum membangun kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa berbasis potensi lokal.

Seminar dihadiri oleh Camat Bulupoddo, Kepala Desa Lamatti Riaja, dosen pendamping lapangan, Ketua PPL Desa Lamatti Riaja, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memaparkan 8 program kerja hasil identifikasi kebutuhan masyarakat yang akan dilaksanakan selama masa KKN, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, pertanian, pendidikan, hukum, budaya, dan penguatan tata kelola desa.

Program “Tudang Sipulung” menjadi salah satu fokus utama yang diperkenalkan kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa berupaya mengaktifkan kembali Sanggar Tani sebagai ruang diskusi dan berbagi pengetahuan antara petani dengan penyuluh pertanian. Forum tersebut diharapkan menjadi wadah membahas pola tanam, kondisi cuaca, pengendalian hama dan penyakit tanaman, hingga berbagai persoalan yang dihadapi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Selain program unggulan tersebut, mahasiswa juga memperkenalkan sejumlah program lainnya, seperti “Teman Peduli”, yaitu psikoedukasi dukungan teman sebaya berbasis Psychological First Aid (PFA) bagi siswa SMA/MA, program Optimalisasi Pekarangan Rumah Tangga melalui Budidaya Hortikultura, Pembuatan Peta Kemiringan Lereng berbasis Sistem Informasi Geografis (GIS), Penyuluhan Hukum tentang Hak Atas Tanah Pertanian dan Perlindungan Hak Guna Lahan, serta program pelestarian budaya melalui edukasi sejarah Masjid Al-Mujahidin dan penguatan peran sanggar seni sebagai media penyebaran pengetahuan lokal.

Seminar berlangsung interaktif melalui sesi diskusi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Berbagai masukan yang disampaikan peserta menjadi bahan penyempurnaan sebelum seluruh program diimplementasikan selama masa pengabdian. Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan setiap program sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat Desa Lamatti Riaja.

Melalui program “Tudang Sipulung”, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Universitas Hasanuddin berharap tercipta ruang kolaborasi yang berkelanjutan bagi petani dalam meningkatkan kapasitas, memperkuat pertukaran informasi pertanian, serta mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian di Desa Lamatti Riaja. Program ini juga diharapkan menjadi salah satu kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.

Melani Pratiwi Palajukan

Now Playing
107.7 FM - EBS Radio
01:24
-03:10