Bangun Kompetensi Teknologi Informasi Anak Muda Lewat Program Magang Pustekinfo DPR RI 2026

Makassar, EBS FM Unhas – Pusat Teknologi Informasi (Pustekinfo) Sekretariat Jenderal DPR RI membuka pendaftaran Magang Mandiri semester ganjil tahun 2026 bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin mengembangkan kompetensi di bidang teknologi informasi. Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di lingkungan profesional DPR RI sekaligus memperluas wawasan dan keterampilan di berbagai bidang teknologi digital. Masa pelaksanaan magang berlangsung pada Juli hingga September 2026 dan dilaksanakan secara langsung di lingkungan Pustekinfo DPR RI.

Peserta akan terlibat dalam berbagai aktivitas dan proyek yang relevan dengan bidang teknologi informasi, mulai dari pengembangan aplikasi hingga keamanan informasi. Program magang dilaksanakan dengan skema Magang Mandiri (unpaid). Setelah menyelesaikan seluruh kewajiban, peserta berhak memperoleh sertifikat magang sebagai bukti partisipasi dan pengalaman profesional yang telah dijalani.

Persyaratan dan Kriteria Umum Calon Pendaftar

  1. Pelajar atau mahasiswa sesuai kebutuhan unit kerja
  2. Memiliki minat pada bidang teknologi informasi
  3. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program magang
  4. Melengkapi data diri, data pendidikan, dan seluruh dokumen persyaratan lainnya

Posisi Magang

  1. Aplikasi
  2. Tata Kelola TIK
  3. Data Analitik
  4. Jaringan
  5. Keamanan Informasi

Dokumen Wajib

  1. Pas foto 3×4 terbaru
  2. Curriculum Vitae (CV)
  3. Surat pengantar institusi/sekolah
  4. KTM atau kartu pelajar siswa
  5. Proposal inovasi magang (mahasiswa)
  6. Motivation letter (tulis tangan)

Pendaftaran dilakukan melalui Aplikasi SMART pada tautan: https://magang.dpr.go.id/. Masa pendaftaran hanya dibuka sampai 30 Juni 2026. Calon peserta diwajibkan melengkapi seluruh data diri, data pendidikan, dan dokumen pendukung sebelum mendaftar. Informasi lebih lanjut mengenai posisi, kuota, serta ketentuan magang dapat diakses melalui laman resmi program magang DPR RI.

Melani Pratiwi Palajukan


Respons Kasus KS Camaba Unhas, Kepala Humas Unhas Angkat Suara

1000342777-1024x576 Respons Kasus KS Camaba Unhas, Kepala Humas Unhas Angkat Suara

Makassar, EBS FM Unhas — Kasus pelecehan serta penyalahgunaan identitas dalam grup komunikasi calon mahasiswa baru Universitas Hasanuddin (Unhas) tahun 2026 menjadi perbincangan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Informasi tersebut mencuat setelah sejumlah akun media sosial mengunggah tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan seorang mahasiswa Unhas dalam grup dan kanal komunikasi yang mengatasnamakan calon mahasiswa baru Unhas.

Berdasarkan unggahan yang beredar, mahasiswa tersebut diduga terlibat dalam percakapan bernada tidak pantas dengan sejumlah calon mahasiswa baru. Selain itu, ia juga diduga membuat grup dan kanal komunikasi WhatsApp yang menggunakan identitas calon mahasiswa Unhas serta menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya kepada para peserta.

Menanggapi informasi yang beredar, Kepala Bidang Humas Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman, memberikan tanggapan melalui kolom komentar pada salah satu unggahan Instagram yang membahas kasus tersebut. Dalam komentarnya, Ishaq menyatakan bahwa pihak kampus telah mengambil langkah awal untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang mencuat di media sosial.

“Terima kasih informasinya. Pihak Unhas telah mengambil tindakan. W telah dimintai keterangan dan mengakui perbuatan. Malam ini juga Komdis akan rapat. Potensial sanksi sangat tegas. Humas Unhas akan segera keluarkan rilis dalam sejam mendatang,” tulis Ishaq Rahman, Kepala Bidang Humas Universitas Hasanuddin pada Selasa, (22/6).

Hingga kini, pihak Unhas masih melakukan penelusuran dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Klarifikasi resmi dari kampus diharapkan dapat memberikan kepastian informasi kepada publik sekaligus menjelaskan hasil pemeriksaan serta langkah yang akan diambil terhadap pihak yang diduga terlibat..

M. Rusyaid Ridho Rusli


Unhas Kukuhkan 2.189 Alumni Baru, Rayakan Kelulusan dan Lompatan Prestasi Kampus Global

Makassar, EBS FM Unhas — Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Wisuda Periode Juni Tahun Akademik 2025/2026 dengan mengukuhkan sebanyak 2.189 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, meliputi program doktor, magister, profesi, spesialis, dan sarjana. Prosesi wisuda berlangsung di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, pada Senin–Selasa (22–23/6), sebagai penanda lahirnya ribuan alumni baru yang siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Dari total lulusan tersebut, sebanyak 897 orang laki-laki dan 1.292 orang perempuan, dengan pelaksanaan wisuda dibagi ke dalam dua sesi.

Dalam pidatonya, Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa menyampaikan bahwa berbagai capaian berhasil diraih universitas sepanjang tahun akademik 2025/2026. Selain kembali mempertahankan gelar juara umum PIMNAS, Unhas juga mencatat prestasi pada tingkat global dengan menempati posisi 861 dunia dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2027. Capaian tersebut menempatkan Unhas pada kelompok 851–900 universitas terbaik dunia dan menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.  Ia juga turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas capaian akademik yang berhasil diraih. “Saya ucapkan selamat atas kelulusan saudara-saudara. Selamat berjuang, selamat mengabdi, dan buatlah almamater ini semakin bangga,” ujarnya di hadapan para wisudawan dan keluarga yang hadir.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, dalam laporan akademiknya menjelaskan bahwa wisuda periode Juni 2026 diikuti oleh 2.189 lulusan yang terdiri atas 964 lulusan program sarjana, 877 lulusan program profesi, 207 lulusan program magister, 73 lulusan program doktor, 61 lulusan program spesialis-1, dan 7 lulusan program spesialis-2. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai strategi yang terus dilakukan universitas untuk mendorong penyelesaian studi tepat waktu.

Prof. Ruslin menjelaskan bahwa Unhas terus memperkuat sistem pemantauan akademik berbasis data, menerapkan early warning system bagi mahasiswa yang berpotensi mengalami keterlambatan studi, serta meningkatkan pendampingan akademik oleh dosen dan program studi. Upaya tersebut berdampak pada peningkatan Angka Efisiensi Edukasi (AEE) yang pada Triwulan II Tahun 2026 mencapai 22,08 persen. Selain itu, jumlah mahasiswa yang belum menyelesaikan studi sesuai target waktu berhasil ditekan hingga 55% dibandingkan periode sebelumnya.

Momen proses wisuda menjadi refleksi atas perjalanan akademik yang telah ditempuh sekaligus perayaan atas keberhasilan para lulusan menyelesaikan pendidikan tinggi. Universitas Hasanuddin tetap menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada keberhasilan mahasiswa. Bertambahnya 2.189 alumni baru tidak hanya menjadi capaian institusi, tetapi juga menjadi modal penting dalam menghadirkan sumber daya manusia unggul yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan kemajuan Indonesia di masa depan.

Luthfiah Nasir TY. Maidin


LETS Institute FH-UH Respons Rendahnya Tingkat Literasi Keuangan Lewat Penyuluhan di Sidrap

Makassar, EBS FM Unhas — Law and Society Studies Institute Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (LETS Institute FH-UH) telah menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “LETS Go to School” yang dilaksanakan
di SMA Negeri 2 Sidrap, Kamis—Sabtu (4–6/6).

Kegiatan ini mengusung tema “Satu Rupiah, Seribu Harapan: Bangun Benteng Tabungan Lawan Krisis Bangsa” sebagai bentuk respons nyata terhadap permasalahan rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan generasi muda, khususnya pelajar sekolah menengah atas. Rendahnya pemahaman tersebut dinilai telah mendorong perilaku konsumtif serta kurangnya kesiapan finansial dalam menghadapi kebutuhan pada masa mendatang.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam dua sesi utama. Pada Jumat, 5 Juni 2026, penyuluhan dilaksanakan di SMA Negeri 2 Sidrap dengan target 210 peserta dari kalangan pelajar. Pada Sabtu, 6 Juni 2026, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kepada masyarakat petani di Kelurahan Rijang Pitu dengan target 40 peserta.

Materi yang disampaikan mencakup dasar-dasar hukum keuangan, pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia dini, aspek perlindungan hukum terhadap simpanan di lembaga keuangan, serta pengenalan fitur perbankan modern seperti QRIS dan layanan transfer digital. Pemaparan materi melibatkan narasumber dari kalangan akademisi dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Direktur Eksekutif LETS Institute FH-UH, Nur Ammar Ansar, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen lembaga dalam memberikan kontribusi aktif kepada masyarakat melalui advokasi dan edukasi hukum.

“Kami berharap melalui program ini, para pelajar tidak hanya memahami konsep menabung, tetapi juga memiliki kepercayaan dan kesadaran hukum untuk memanfaatkan lembaga keuangan formal yang berizin resmi,” ujar Nur Ammar Ansar.

LETS Institute FH-UH berharap kegiatan ini dapat mendorong perubahan pola pikir generasi muda dari perilaku konsumtif menuju kebiasaan menabung yang konsisten sehingga terbentuk individu yang memiliki ketahanan finansial sebagai kontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi nasional.

Nabila Fatimah Azzahra