Penyambutan Mahasiswa Inbound, Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Akademia Makassar,Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Penyambutan Mahasiswa Inbound, Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Kegiatan ini digelar di Auditorium Prof. A. Amiruddin dan berlangsung secara daring melalui Streaming di Youtube Unhas, Jumat (12/11).

Menghadirkan Prof.Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA selaku Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, MP selaku Wakil Rektor Bidang Akademik sekaligus Penanggung Jawab MBKM Unhas, Dosen Modul Nusantara, Mentor dan Fasilitator dari Universitas Hasanuddin.

Prof. Dr. Ir. Muh. Restu, MP menyampaikan bahwa mahasiswa yang hadir pada kesempatan ini sebanyak 143 Mahasiwa dari 27 Perguruan Tinggi yang ada di Jawa dan Sumatra.

“Selamat datang kepada Mahasiswa PMM. Pada hari ini, kita menerima Mahasiswa Merdeka yang difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi,” Jelas Prof. Muh. Restu.

Kegiatan Pertukaran Mahasiswa Merdeka dirancang untuk dilakukan selama satu semester, mulai dari awal hingga akhir semester. Namun, karena pandemi Covid-19 sehingga proses ini tidak bisa dilakukan diawal semester. Unhas baru membuka kesempatan setelah menetapkan pembelajaran tatap muka terbatas, sehingga prosesnya dilakukan diakhir semester.

Prof.Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, membuka secara resmi dan mengucapkan terima kasih kepada Pengelola Program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka di Universitas Hasanuddin, dan kepada Dosen Modul Nusantara agar memberikan fasilitas yang sama dengan Mahasiswa Unhas.

“Manfaatkan waktu ini untuk mencari informasi dan pengetahuan yang ingin kalian tahu. Gunakan waktunya sebaik mungkin. Hal ini dikarenakan melalui program ini, Mahasiswa MPP dapat membangun skill melakukan koordinasi dan networking dengan Mahasiswa Unhas atau Mahasiswa yang ada di Makassar,” Ujar Prof. Dwia Aries Tina Pulubuhu.

(ebsfmunhas/Ummul)

Wisuda Periode II Tahap 1 Tahun Akademik 2021/2022 Universitas Hasanuddin

Akademia Makassar,Universitas Hasanuddin menggelar Wisuda Periode II Tahap 1 Tahun Akademik 2021/2022 bagi 1.216 lulusan Program Sarjana, Profesi, Spesialis, Magister dan Doktor. Wisuda Periode ini dilakukan dengan dua sesi yaitu sesi pagi dan sesi sore.

Proses Wisuda digelar di Baruga AP. Pettarani dan berlangsung secara luring terbatas. Wisudawan lainnya mengikuti proses secara daring melalui Zoom Meeting dan streaming di Youtube Unhas, Rabu (3/11).Wisuda dihadiri oleh Rektor Unhas, para wakil Rektor, Dekan di Lingkup Unhas, Majelis Wali Amanat, dan ketua Senat Akademik.

Dalam pidato sambutannya, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA., selaku Rektor Unhas mengucapkan selamat dan turut berbangga atas keberhasilan para wisudawan yang telah menyelesaikan studi dan kini menjadi alumni Unhas. Prof. Dwia juga menyampaikan bahwa wisuda periode kali ini kembali memberikan kesempatan bagi lulusan baru untuk merasakan proses wisuda secara luring terbatas.

Lebih lanjut, Prof. Dwia menyampaikan bahwa hingga saat ini Unhas selalu berupaya membenahi peningkatan akreditasi secara matang untuk memperoleh hasil nilai akreditasi yang memuaskan baik pada level nasional maupun internasional.

“Hingga saat ini, 111 prodi di Unhas dari segala jenjang telah memperoleh akreditasi A/unggul atau pada presentase 65,29% dan khusus S1 mencapai 87,09% akreditasi A. Hal ini menempatkan Unhas sebagai perguruan tinggi dengan peringkat 7 nasional yang memiliki akreditasi A terbanyak,” jelas Prof. Dwia.

(ebsfmunhas/Ummul)

Good bye Facebook! Mark Zuckerberg Rebranding Perusahaannya dengan Nama Baru

Akademia Makassar, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan perubahan nama baru perusahaan menjadi Meta dalam acara Connect pada Kamis (28/10/2021).

Perubahan nama tersebut merupakan upaya rebranding perusahaan untuk mengubah persneling yang tidak hanya dikenal sebagai perusahaan media sosial, tetapi juga membuat dunia virtual yang disebut metaverse.

Sebelumnya pada Juli, Zuckerberg mengatakan selama beberapa tahun ke depan, Facebook akan bertransisi secara efektif dari pengguna yang melihatnya sebagai perusahaan media sosial menjadi perusahaan metaverse.

Meski begitu, Zuckerberg menjelaskan bahwa struktur perusahaan tidak akan berubah, tetapi bagaimana laporan keuangan disajikan akan berubah.

Proses Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2022-2026 Memasuki Tahap Penyaringan.

Akademia Makassar, Senat Akademik Universitas Hasanuddin menggelar penetapan nomor urut dan konferensi pers terkait nama-nama Bakal Calon Rektor Periode 2022-2026 Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Senat Lantai 2, Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Kamis-Jumat (28-29/10).

Menghadirkan Prof. Dr. dr. Nurpudji Astuti Daud, MPH, Sp. GK(K) selaku ketua panita penyaringan, Prof. Dr. Dadang A. Suriamihardja selaku Ketua Senat Akademika Unhas, anggota Senat Akademik dan para sivitas akademika.

Prof. Dr. dr. Nurpudji Astuti Daud, MPH, Sp. GK(K) selaku ketua panita penyaringan menjelaskan proses yang akan digelar yaitu dimulai dari penyampaian nama-nama bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026 dari MWA kepada Senat Akademik, kemudian pengambilan nomor urut bagi Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026, yang dilanjutkan dengan penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi dari fakultas-fakultas.

“Untuk penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi akan dilakukan pada empat zona, yaitu zona Saintek dan Sekolah, Pascasarjana, zona Agro Kompleks, zona Medikal Kompleks dan zona ilmu-ilmu Sosial,” jelas Prof. Nurpudji.

Lebih lanjut, Prof. Nurpudji menjelaskan proses penetapan nomor urut dilakukan dengan dua tahapan. Pertama, para bakal calon secara acak mengambil nomor urut pada wadah yang disediakan. Kedua, nomor urut yang secara acak mereka pilih menentukan urutan pengambilan kertas yang berisikan informasi nomor urut calon.

Berikut Nomor Urut Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026

1. Prof. Dr. Farida Patittingi, SH, M.Hum.

2. Prof. Dr. Indrianty Sudirman, SE, M.Si.

3. Prof. Dr. Armin Arsyad, M.Si.

4. Prof. Ir. Sumbangan Baja, M.Phil, Ph.D.

5. Prof. Dr. Ir. Muhammad Restu, MP.

6. Prof. dr. Abdul Kadir, Ph.D. Sp.THT-KL(K) MARS.

7. Prof. dr. Budu, Sp.M(K), M.Med.Ed., Ph.D.

8. Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.

Cuti Bersama Natal 2021 Dihapus

Akademia Makassar, Pemerintah Indonesia mengambil keputusan untuk menghapus cuti bersama 24 Desember 2021. Hal ini dilakukan guna pengendalian mobilitas masyarakat dan pengetatan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 usai masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Hal tersebut disepakati dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Antisipasi Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Selasa (26/10).

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, menyampaikan bahwa yang menjadi landasan pemerintah untuk melakukan pengetatan mobilitas dan protokol kesehatan (prokes) di masa libur Nataru yakni, sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa tren penurunan kasus Covid-19 tidak boleh membuat semua pihak lengah terhadap penularan kasus Covid-19.

Selain itu, ia juga mengatakan melalui Surat Keputusan Bersama 3 Menteri telah menghapus cuti bersama pada 24 Desember 2021, yang ada hanya libur Sabtu-Minggu biasa karena 25 Desember 2021 dan 1 Januari 2022 jatuh pada hari Sabtu.

(ebsfmunhas/Ifa)

Wisuda Dilaksanakan Secara Luring, Wisudawan Unhas Wajib Vaksin

Akademia Makassar, Universitas Hasanuddin akan menggelar Wisuda Periode II Tahap 1 Tahun Akademik 2021/2022 secara luring terbatas yang rencananya akan digelar pada tanggal 3 November 2021, yang akan diikuti oleh 1.216 wisudawan yang telah terdaftar.

Untuk mempersiapkan pelaksanaan wisuda, Bidang Akademik bersama Panitia Wisuda menggelar Rapat Koordinasi yang berlangsung di Ruang Rapat Senat Akademik, Lantai 2 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Selasa (26/10).

Wakil Rektor Bidang Akademik Unhas, Prof. Dr. Ir. Muhammad Restu, MP, menjelaskan bahwa situasi pandemi di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar, semakin membaik dan mulai terkendali. Untuk itu, sangat terbuka kemungkinan bagi Universitas Hasanuddin untuk menggelar wisuda secara luring, namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Di sisi lain, direktur Komunikasi Unhas, Ir. Suharman Hamzah, Ph.D yang memimpin jalannya rapat mengatakan bahwa jumlah wisudawan kali ini relatif besar. Untuk itu, panitia wisuda akan membagi pelaksanaan wisuda dalam dua sesi, yaitu pagi dan siang. Selain itu, panitia juga tetap memberi opsi bagi para wisudawan yang ingin mengikuti secara daring. Dengan demikian, kita berharap dapat memecah kerumunan hingga pada batas aman dari potensi penyebaran virus Covid-19.

Bagi wisudawan yang ingin mengikuti secara luring, panitia menetapkan beberapa ketentuan. Pada saat pelaksanaan wisuda, hanya wisudawan yang diperkenankan hadir di Baruga AP. Pettarani. Orang tua dan keluarga lainnya diharapkan mengikuti secara virtual dari rumah masing-masing.

Wisudawan yang hadir secara luring telah menerima vaksinasi minimal dosis pertama. Setiap wisudawan disarankan memiliki aplikasi Peduli Lindungi yang mencantumkan sertifikat digital vaksinasi. Jika sertifikat digital belum tersedia pada aplikasi Peduli Lindungi, maka wisudawan wajib menunjukkan Kartu Vaksinasi.

Jika wisudawan belum menerima vaksinasi karena alasan medis tertentu (misalnya kondisi fisik yang tidak memenuhi syarat untuk menerima vaksinasi), maka wisudawan harus menunjukkan surat keterangan dari pihak yang berwenang mengenai hal tersebut.Selain pembahasan mengenai persyaratan bagi wisudawan untuk hadir di Baruga AP. Pettarani, panitia juga menyepakati beberapa ketentuan di luar ruangan wisuda.

Berhubung saat ini Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas telah diterapkan di lingkungan Universitas Hasanuddin, maka wisudawan disarankan untuk tidak membawa kendaraan sendiri.Selanjutnya, panitia akan mengundang seluruh wisudawan untuk mengikuti kegiatan gladi wisuda pada tanggal 2 November 2021, secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.

Kabar Gembira, Biaya Transfer Antar Bank Turun Jadi Rp. 2.500

Akademia Makassar, Bank Indonesia (BI) mengumumkan penurunan biaya transfer antar bank yang saat ini Rp 6.500 menjadi maksimal Rp 2.500 pertransaksi.

Penurunan tarif transfer ini disampaikan langsung oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo pada konferensi per virtual, Jumat (22/10).

Penurunan tarif transfer antar bank tersebut terjadi karena BI bakal mulai mengimplementasikan sistem BI Fast Payment tahap pertama pada Desember 2021 mendatang.

Dilansir dari Kompas.com, Perry Warjiyo menjelaskan, jelang pengoperasian BI Fast, bank sentral telah menetapkan skema harga dari bank sentral ke peserta atau bank dan bank ke nasabah.

Tarif yang ditetapkan BI kepada bank peserta BI Fast sebesar Rp 19 per transaksi, sementara tarif maksimal dari bank ke nasabah sebesar Rp 2.500 per transaksi. Biaya tersebut lebih murah dibanding tarif Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang berlaku saat ini, yakni sebesar Rp 2.900 per transaksi.

Penerapan BI Fast dilakukan dalam dua tahap, yakni per Desember 2021 dan minggu keempat Januari 2022. Pada tahap awal di Desember 2021, implementasi BI-FAST fokus pada layanan transfer kredit individual. Selanjutnya, layanan BI-FAST akan diperluas secara bertahap mencakup layanan bulk , direct debit, dan request for payment.

Berikut adalah daftar bank yang bakal menerapkan BI Fast:

Tahap I
• BTN
• DBS Indonesia
• Bank Permata
• Bank Mandiri
• Bank Danamon
• CIMB Niaga
• BCA
• HSBC
• UOB
• Bank Mega
• BNI
• BSI
• BRI
• OCBC NISP
• UUS BTN
• UUS Permata
• UUS CIMB Niaga
• UUS Danamon
• BCA Syariah
• Bank Sinarmas
• Citibank
• Bank Woori.

Tahap II
• KSEI
• Bank Sahabat Sampoerna
• Bank Harda Internasional
• Bank Maspion
• KEB Hana
• BRI Agroniaga
• Ina Perdana
• Bank Mantap
• Bank Nobu
• UUS Jatim
• Jatim
• Multi Artha Sentosa
• Bank Mestika Dharma
• Bank Ganesha
• UUS OCBC NISP
• Bank Digital BCA
• UUS Sinarmas
• Bank Jateng
• UUS Bank Jateng
• Standard Chartered
• BPD Bali
• Bank Papua.

(ebsfmunhas/Ifa)

HICOSPOS 2021, Konferensi Internasional Ala FISIP Unhas

Akademia Makassar, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (FISIP Unhas) telah menggelar Hasanuddin Internasional Conference on Social and Political Sciences (HICOSPOS) 2021.Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini berlangsung secara luring terbatas di Aula Prof. Syukur Abdullah FISIP, serta terhubung secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube FISIP Unhas, Senin-Selasa (18-19/10).

HICOSPOS merupakan kegiatan konferensi dua tahunan dan merupakan agenda tetap FISIP Unhas. Tahun ini, penyelanggaraan HICOSPOS yang kedua, dan yang pertama secara virtual setelah sebelumnya diselenggarakan pada tahun 2019. Topik yang diangkat pada konferensi tahun ini yakni “Post Pandemic Society: Governance, Democracy, and Human Security.

Hadir sebagai Keynote Speaker pada konferensi kali ini yakni Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA (Guru Besar Sosiologi, Rektor Unhas) dan Prof. Vedi R. Hadiz (the University of Melbourne, Australia). Selain itu, Konferensi juga menghadirkan tujuh orang invited speaker dari negara berbeda, yaitu Prof. Eiji Oyamada, Ph.D. (Doshisa University, Japan), Prof. Deddy Mulyana, MA., Ph.D. (Padjadjaran University, Indonesia), Michael Buehler, Ph.D. (SOAS, London), Dr. Priyambudi Sulistiyanto (Flinders University, Australia), Nor Azura A Rahman, Ph.D (Universiti Utara Malaysia), Matthieu Grandpierron (ICES, France), dan Timo Markus Duile, Ph.D (Bonn University, Germany).

Ishaq Rahman, Ketua Panitia HICOSPOS 2021 menjelaskan bahwa konferensi kali ini dilaksanakan masih dalam situasi pandemi. Untuk itu, penyelenggaraan berlangsung secara hibrid, yang menggabungkan daring dan luring.

Lebih lanjut, Ishaq mengungkapkan pada HICOSPOS tahun ini, panitia menerima 134 extended abstrak yang terkait dengan topik konferensi. Setelah melalui proses deliberasi, standar penulisan, dan ulasan dari reviewer, panitia memutuskan menerima 103 paper untuk dipresentasikan. Paper yang lengkap nantinya akan diterbitkan pada prosiding terindeks Scopus.

(ebsfmunhas/Ifa)

Kalahkan China 0-3, Indonesia Juara Piala Thomas 2020

Akademia Makassar, Tim bulu tangkis putra Indonesia berhasil menjuarai Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan China di partai Final.

Pertandingan final Piala Thomas 2020 antara Indonesia dan China berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10).

Pertandingan final ini berakhir dengan hasil Indonesia menang 3-0 atas China. Tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting membuka keunggulan Indonesia usai menang atas Lu Guang Zu. Ginting meraih kemenangan dengan skor 18-21, 21-14, dan 21-16. Keberhasilan Ginting dilanjutkan oleh pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto.Fajar/Rian yang berhadapan dengan He Ji Ting/Zhou Hao Dong menang dengan skor 21-12 dan 21-19. Jonatan Christie yang tampil di partai ketiga lalu menuntaskan kemenangan Indonesia setelah bertarung selama 1 jam 22 menit melawan Li Shi Feng. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu menang dengan skor 21-14, 18-21, dan 21-13. Keberhasilan Jonatan Christie itu sekaligus memastikan Indonesia mengangkat trofi Piala Thomas untuk pertama kalinya setelah 19 tahun lalu.

(ebsfmunhas/Ifa)

Persiapan Kuliah Tatap Muka, Universitas Hasanuddin Adakan Tes Swab Antigen

Akademia Makassar, Universitas Hasanuddin telah melaksanakan Tes Swab Antigen yang diikuti oleh mahasiswa (khususnya angkatan 2020 dan 2021) dan tenaga pendidik. Kegiatan ini berlangsung secara luring terbatas dengan penerapan protokol kesehatan di JK Arenatorium Unhas Kampus Tamalanrea, Kamis-Jumat (14-15/10).

Kegiatan Swab Antigen ini dilaksanakan secara gratis sebagai fasilitas untuk memperoleh layanan kesehatan untuk mendeteksi Covid-19. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai salah satu prasyarat penyelenggaraan uji coba perkuliahan tatap muka terbatas semester awal Tahun Akademik 2021/2022. Pelaksanaan swab antigen Unhas dilaksanakan dengan melibatkan 107 tenaga medis yang tergabung dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas keperawatan. Selama dua hari kegiatan, tercatat sebanyak 1.172 mahasiswa dan tenaga pendidik telah mengikuti Tes Swab ini.

Dengan adanya pelaksanaan Swab Antigen gratis ini, Universitas Hasanuddin berharap mahasiswa khususnya angkatan 2020 dan 2021 tidak perlu lagi mencari layanan Swab Antigen di tempat lain, apalagi dalam pelaksanaannya sudah bekerja sama dengan pihak fakultas.

(ebsfmunhas/Ummul)